Sumber Hikmat Pengetahuan dan Kepandaian

Karena TUHANlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. Amsal 2:6.

Penyejuk Jiwa – Salomo penulis kitab Amsal adalah orang paling bijaksana sepanjang sejarah yang dia peroleh dari Tuhan. Alkitab mencatat secara lengkap bagaimana latar belakang penganugerahan segala hikmat itu kepadanya.

Ketika Salomo dinobatkan menjadi raja Israel menggantikan ayahnya Daud, dia menyadari usianya yang masih muda, padahal harus memimpim bangsa yang besar dengan segudang persoalan. Keadaan ini dia saksikan dengan mata kepala sendiri ketika sedang bertumbuh di istana raja saat ayahnya memerintah. Masih segar dalam ingatanya bagaimana bangsa itu tegar tengkuk, ditambah lagi dengan menghadapi musuh-musuh dari kerajaan sekitar. Membayangkan tugas yang berat itulah Salomo menyadari tidak mungkin dapat melakukanya dengan kekuatan manusia. Dia datang kepada Tuhan dengan rendah hati memohon pertolongan, karena dia juga tahu bahwa bangsa yang dia pimpin adalah umat pilihan-Nya. Lalu pada suatu malam datanglah Tuhan berbicara kepadanya melalui mimpi, menyodorkan pilihan kepada Salomo antara panjang umur, atau kekayaan, atau nyawa musuh yang selalu ingin mencaplok kerajaan Israel. Dari lubuk hatinya yang paling dalam, Salomo berkata kepada Tuhan, “berikanlah kepadaku hikmat ya Allah untuk memimpin bangsa-Mu ini!” Kisah ini dapat kita baca selengkapnya dalam 1 Raja-raja 3 dan 4.

Beginilah jawaban Tuhan kepada Raja Salomo, “Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: “Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum, maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorang pun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorang pun seperti engkau. Dan juga apa yang tidak kau minta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorang pun seperti engkau di antara raja-raja. Dan jika engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku, sama seperti ayahmu Daud, maka Aku akan memperpanjang umurmu.” 1 Raja-raja 3:12-14.

Demikianlah Salomo mendapatkan berbagai-bagai hikmat, juga ditambahkan Tuhan kekayaan, serta panjang umur kepadanya. Catatan ayat tadi menyebutkan, tidak akan pernah lagi ditemukan orang berhikmat seperti dia di dunia. Ia menggubah tiga ribu amsal, dan nyanyiannya ada seribu lima. Maka datanglah orang dari segala bangsa mendengarkan hikmat Salomo, dan ia menerima upeti dari semua raja-raja di bumi, yang telah mendengar tentang hikmatnya itu.

Pada saat dunia sedang memasuki zaman mutakhir yang ditandai dengan pengetahuan yang semakin bertambah, terbukti dari penemuan teknologi yang semakin canggih, maka akan semakin ketat pula persaingan di kalangan sumber daya manusia. Namun jangan pernah lupa bahwa orang yang berhikmat akan tetap dicari, tidak akan pernah kehilangan pekerjaan atau posisi. Sumber hikmat itu hanyalah Tuhan yang telah diformulasikan dalam firman-Nya.

Simak saja para motivator saat memberikan motivasi baik secara tatap muka maupun melalui buku-bukunya, seperti Dale Carnegie, Anthony Robbins, Napoleon Hill, Mario Teguh, Merry Riana dan lain lain, pada umumnya kata-kata mereka telah tersurat di Alkitab. Inilah pertanda kepedulian Yang Maha Kuasa kepada umat-Nya. Apa yang merupakan kebutuhan kita disediakan semua melalui petunjuk-petunjuk dalam Firman-Nya.

error: Content is protected !!