Miliki Visi

Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. Filipi 3:13,14.

Langkah kelima: Miliki Visi

Penyejuk Jiwa – Pengertian visi secara umum adalah gambaran masa depan atau proyeksi terhadap perolehan hasil dan apa yang anda nanti akan lakukan selama kurun waktu yang ditentukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Berdasarkan pengertian inilah maka setiap orang yang hidup di bawah kolong langit ini  harus memiliki visi. Kalau tidak akan menjalaninya sekedar hayalan belaka ibarat sebuah kapal yang mengarungi samudra luas tanpa tujuan. Lambat atau cepat akan terdampar atau bisa terhempas. Itulah sebabnya Firman Tuhan telah lebih dahulu mengeluarkan pernyataan ini jauh sebelumnya, karena menyangkut keberhasilan baik itu individu, keluarga, organisasi maupun badan usaha.

Semua pakar, khususnya mereka yang berkecimpung di bidang management sependapat memberikan konsep seperti berikut, “Rencanakan pekerjaanmu, dan kerjakan rencanamu.” Sering didapati secara pribadi, kelompok organisasi, termasuk perusahaan besar atau kecil menyusun rencana-rencana yang mantap di atas kertas. Dan langkah itu tentu sangat penting dilakukan. Akan tetapi tidak jarang juga rencana hanya di atas kertas belaka, dan tidak pernah ditindak lanjuti dengan apa yang disebut “actions” maka akibatnya hanya tinggal menanti gulung tikar. Harus disadari oleh semua pihak bahwa penghalang besar dalam menindaklanjuti rencana, adalah datang dari diri sendiri. Dan umumnya di negeri-negeri yang sedang berkembang adalah faktor kemalasan yang paling menonjol. Dan untuk masalah inipun Firman Tuhan memberikan resep seperti ini, “Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak, biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen. Semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas.  Amsal 6:6-8;25.

Kata-kata, pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya pada kalimat ini menandakan bahwa semut memiliki semangat dari diri sendiri tanpa diatur sekalipun apa yang dikumpulkan demi kepentingan bersama  di masa depan. Inilah yang disebut visi. Menurut penelitian ada bukit-bukit tertentu terbentuk hanya melalui pekerjaan sekelompok semut yang bekerjasama membangun sarang mereka. Allah  mengetahui hal ini karena Dia yang menciptakan sehingga dijadikan menjadi pelajaran bagi kita umat manusia.

Larry King salah seorang wartawan CNN, satu kali mewawancarai Bill Gates, pendiri Microsoft tentang rahasia suksesnya. Gates orang terkaya di dunia saat ini hanya singkat menjawab, “Saya hanya kebetulan berada di tempat yang tepat  dan pada saat yag tepat. Saya memperoleh visi ke mana industri komputer akan bergerak dan saya bertindak.” Kunci keberhasilan Gates juga adalah visi.

Akhir kata Jim Rohn dengan mengutip beberapa ayat dari Alkitab, kemudian menyimpulkan bahwa apa yang diperlukan dalam hidup ini adalah, “Jangan berharap masalah akan menjadi lebih mudah, akan tetapi berharaplah anda punya kemampuan yang lebih baik. Kemaslah itu menjadi visi.

error: Content is protected !!