Kembali Ke Alkitab

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. 2 Timotius 3:16

Penyejuk Jiwa – Seorang comedian kondang melalui program rutinya di televisi bertopik “Bukan Empat Mata” dalam setiap episode selalu berulang-ulang mengatakan “kembali ke lapppptop.” Ini menunjukkan bahwa acara demi acara akan berjalan sesuai dengan apa yang telah disusun di laptop pribadinya. Hal seperti ini dapat juga menggiring pikiran kita sementara menjalankan aktivitas, hendaknya selalu berkata, “kembali ke Alkitab!” Alasanya sangat masuk akal karena Alkitab yang berisi tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Jauh sebelum buku-buku ilmiah disusun oleh para ilmuan sesuai dengan keahlian masing-masing, Alkitab telah memberikan rumusan yang akurat menyangkut dengan berbagai hal termasuk bidang kesehatan.

Tentunya halaman ini terlalu panjang nantinya jika harus diuaraikan satu persatu berdasarkan fakta, dan untuk itulah kita hanya melihat beberapa saja.

Amsal 17:22 menyatakan, Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. Kandungan ayat ini dengan menyebutkan obat berarti berkaitan dengan ilmu kedokteran. Hati yang gembira terlebih lagi jika diexpresikan dengan tertawa telah terbukti khasiatnya dapat menyembuhkan penyakit. Norman Cousin seorang journalist berkebangsaan Amerika Serikat, pernah mengidap penyakit yang diakibatkan oleh virus anyclosing spondylitis. Gejala penyakit ini ialah rasa nyeri di seluruh persendian mengakibatkan penderita merasa gelisah dan hampir tidak bias tidur. Peluang sembuh penderita penyakit tersebut hanya satu dari antara lima ratus. Ketika Norman merasa sangat terganggu dengan penyakitnya beberapa dokter ahli dia temui silih berganti, dengan harapan beroleh kesembuhan. Hasilnya selalu mengecewakan, kecuali seorang dokter terakhir menganjurkan kepadanya untuk berusaha bergembira dan diexpresikan dengan tertawa, sambil kepadanya diberikan vitamin C dengan dosis tertentu. Walaupun bingung dan sedikit ragu namun diorong oleh kerinduan sembuh, Norman segera mencobanya dengan membeli VCD comedy yang ada ketika itu seperti Candid Camera dan lain sejenisnya. Sengaja dia berusaha menginap di Hotel untuk menikmati tontonan lucu-lucu tsb, sambil mengkonsumsi vitamin C sesuai anjuran dokter. Ternyata hasilnya ialah, apabila dia tertawa setengah jam, maka rasa nyeri hilang selama tiga jam sampai akhirnya Norman sembuh dari penyakitnya setelah menjalankan teraphy tersebut secara berkesinambungan. Pengalaman itu dia tulis sendiri dalam bukunya “Anatomy of an Illness.”

Alkitab memang tidak perlu didukung dengan bukti-bukti, karena Firman Tuhan adalah kebenaran. Namun untuk lebih meyakinkan kita agar mau “kembali ke Alkitab” tidak salah juga jika kita berusaha melihat penggenapan kebenaran tersebut. Banyak buku-buku yang pada awal dipasarkan berhasil merebut animo publik pembaca bahkan sampai menyandang predikat best seller, namun kenyataanya tidak dapat bertahan lama. Semua orang yang memiliki minat baca pasti tahu ini. Lalu bagaimana dengan Alkitab? Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.” Yesaya 40:8. Lembaran-lembaran sejarah mencatat adanya kekuatan-kekuatan yang berusaha melenyapkan Alkitab dari zaman ke zaman akan tetapi Firman Tuhan tetap bertahan, merupakan buku yang tidak dapat dimusnahkan.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,  tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.  Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Mazmur 1:1-3.

Mau berhasil? Kembali ke Alkitab!

error: Content is protected !!