Bertahan Menghadapi Hempasan Badai

Demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. Yesaya 55:11.

Penyejuk Jiwa – Dalam usaha manusia untuk mencari satu lambang kekekalan, telah memilih phoenix yaitu sejenis burung yang tak dapat dimusnahkan dalam legenda kuno. Dari abu bara api sekalipun, burung tersebut dapat bangkit dan hidup kembali dengan ceria dan penuh gairah. Akan tetapi cerita tentang burung phoenix hanya berasal dari angan-angan sedangkan Alkitab menjadi bukti dari dunia fakta. Setelah mengalami api pencobaan, Alkitab bangkit kembali tanpa mengalami kerusakan apapun dari jilatan api kebencian dan prasangka. Inilah buku yang paling tahan uji di planet ini. Ia dapat bertahan terhadap musuh-musuhnya yang tidak kenal kompromi.

Diokletian telah ribuan tahun mati berkalang tanah, namun Alkitab semakin menembusi kegelapan seluruh penjuru dunia dengan jumlah cetakan yang tidak terhitung jumlah exemplarnya. Di tempat dimana Voltaire sastrawan Perancis menyebut dengan arogan untuk melenyapkan Alkitab, berdirilah satu perpustakaan Alkitab terlengkap di seluruh dunia sekarang ini. Siapakah yang tidak mengetahui bahwa Jerman adalah salah satu negara yang menjadi cikal bakal pengabaran injil, banyak mengirim para missionary ke luar negeri termasuk Indonesia. Andaikan Adolf Hitler bangkit dan melihat kenyataan ini, bukankah ia akan menggigit jarinya tersipu malu berhubung apa yang dia ucapkan dengan lantang hendak membumihanguskan Alkitab dan orang Kristen, ternyata hanya omong kosong.

Begitu juga dengan negara-negara komunis, termasuk binaan Lenin dan Lounatcharki yang brutal itu yakni Soviet Rusia, ideologinya runtuh tak disangka-sangka. Dan di negara-negara sempalanya sekarang, berdirilah gereja-gereja dipenuhi oleh umat Kristiani yang menerima dan mempercayai Alkitab. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa semua oknum bahkan kekuatan-kekuatan apapun itu, yang mencoba melawan Alkitab, hancur binasa berbanding terbalik dengan apa yang mereka ucapkan semasa hidup. Itulah sebabnya seorang pengamat yang kagum melihat kenyataan ini berkata: “Berita kemusnahan Alkitab itu telah ditulis ratusan kali, akan tetapi buku itu mempunyai kebiasaan untuk bangkit kembali bila dikuburkan.”

Apakah rahasia kekekalan Alkitab itu? Satu satunya jawaban yang pasti ialah: “Alkitab bertahan menghadapi hempasan badai dari zaman ke zaman karena kuasa perlindunganya berasal dari Allah.

Demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. Yesaya 55:11.

Sudah barang tentu demikian juga bagi setiap orang yang berpegang kepada Firman Tuhan dalam kehidupanya, selalu tersedia jaminan yang sama.

Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Roma 8:31,32.

Sebenarnya masih banyak bukti-bukti autentik perihal kuasa Tuhan melindungi Firman-Nya, namun apa yang kita sajikan telah dirasa cukup untuk menggiring iman kita agar menerima dan mempercayai Alkitab seutuhnya tanpa ragu-ragu, menjadikan pedoman hidup yang tidak pernah salah.

Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. Roma 15:4.

error: Content is protected !!